9 Kelompok Tani Taliwang Kelola Lahan Pertanian Baru seluas 107 Hektar

Sumbawa Barat – Penapewarta

Sebanyak sembilan kelompok tani kecamatan Taliwang medapat izin dari Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mengelola lahan pertanian baru seluas 107 Hektar.

Kepala Dinas Pertanian, Suhadi melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Saiful Ulum menjelaskan, Sumbawa Barat dalam tahun 2020 ini mendapat bantuan Program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) budidaya padi dari Kementerian Pertanian seluas 107 hektar. Lahan pertanian baru tersebut tersebar di 9 titik di kecamatan Taliwang.

“Tiap titik lahan baru dari PATB ini dikelola oleh satu kelompok tani, dan Dinas Pertanian memberikan bantuan bibit dan pupuk guna menunjang hasil pertanian tiap kelompok tani,” jelas Syaiful Ulum. Kamis (06/11).

Lebih jaih dijelaskan, kementerian Pertanian menggelontorkan PATB sebagai upaya untuk meningkatkan produksi padi guna tercipta swasembada pangan di Indonesia. Terkait itu, Dinas Pertanian KSB memberi bantuan berupa benih inbrida sebanyak 4280 kg, pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 26.750 kg, pestisida sebanyak 107 liter, pupuk hayati 428 liter, herbisida 321 liter, pembuatan sumur dan bantuan olah tanah serta pendampingan dan pengawasan.

“Semoga para kelompok tani bisa memaksimalkan bantuan yang ada sehingga produksi padi KSB terus meningkat, dan terwujudnya nawacita pemerintah pusat dalam swasembada pangan,” jelasnya.

Berikut sembilan titik dan sembilan nama kelompok pengelola PATB kecamatan Taliwang.

  1. PATB di Desa Seloto seluas 10 ha yang dikelola oleh kelompok tani Jorok Sepang.
  2. PATB di Desa Seloto seluas 12 ha yang dikelola oleh kelompok tani Jorok Buu Sawah Baru.
  3. PATB di Desa Seloto seluas 11 ha yang dikelola oleh kelompok tani Brang Polak.
  4. PATB di Desa Seloto seluas 12 ha yang dikelola oleh kelompok tani Erat Dato.
  5. PATB di Desa Persiapan Lamunga seluas 16 ha yang dikelola oleh kelompok tani Jorok Jati.
  6. PATB di Persiapan Lamunga seluas 17 ha yang dikelola oleh kelompok tani Bina Bersama.
  7. PATB di Desa Lalar seluas 8 ha yang dikelola oleh kelompok tani Lang Mira.
  8. PATB di Desa Lalar seluas 8 ha yang dikelola oleh kelompok tani Lana Ai’we.
  9. PATB di Kelurahan Sampir seluas 13 ha yang dikelola oleh kelompok tani Permata 2.

“Semoga tiap kelompok bisa memanfaatkan lahan dan bantuan dengan baik, sehingga kedepannya bisa menghasilkan pangan yang melimpah dan secara otomatis akan meningkatkan kesehteraan kelompok tani itu sendiri,” tandasnya. (P-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *