Distan KSB Tetap Akan Usulkan Tambahan Kuota Pupuk  Bersubsidi

Sumbawa Barat – Penapewarta

Usulan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk pupuk urea Bersubsidi pada tahun 2021 adalah sebanyak 9.850 ton. Usulan tersebut hanya akan terealisasi sekitar 90 persen atau 8.880 ton. Sebab itu Dinas Pertanian (Distan) tetap akan mengusulkan tambahan kuota sesuai dengan usulan awal.

“Kebutuhan petani KSB akan pupuk bersubsidi jenis urea dan NPK sangat tinggi. Dari itu, kami tetap akan mengusulkan tambahan kuota guna memenuhi kebutuhan petani,” sambungnya

Kuota pupuk bersubsidi bagi petani KSB dalam tahun ini mengalami peningkatan kuota dari tahun sebelumnya yakni yang hanya terelasisasi 5.038 ton dari usulan 11.000 ton.

Peningkatan kuota dalam tahun 2021 sejalan dengan target tanam sekitar 12. 000 hektar. Distan KSB, jelas Syaiful Ulum, berupaya untuk memenuhi target dan kebutuhan akan pupuk bersubsidi, termasuk mewaspadai terjadinya kelangkaan pupuk menjelang musim tanam.

“Persoalan pupuk harus segera disikapi agar tidak ada polemik di tengah masyarakat. Harus dipahami bersama, belum terpenuhinya kuota untuk KSB karena terkendala anggaran pemerintah yang terbatas,” jelasnya.

Sebab itu kami akan mengupayakan agar para petani bisa  beralih ke pupuk non subsidi,” jelasnya.

Jika hanya mengandalkan pupuk Urea bersubsidi yang jumlahnya terbatas, maka akan berdampak pada hasil panen. Distan KSB terus memberikan pemahaman kepada para petani bahwa penggunaan pupuk seimbang sama halnya dengan menggunakan pupuk urea.

“Kami juga terus mendata setiap petani yang belum memiliki kartu tani, agar mudah mendapatkan pupuk bersubsidi. Selain itu kami juga terus mengawasi peredaran pupuk di tingkat pengecer di tiap kecamatan agar tidak terjadi penyimpangan,” imbuhnya. (P-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *