Distan KSB Tunggu Sisa Pembayaran Claim Asuransi AUTP Dari Jasindo

Sumbawa Barat – Penapewarta

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tengah menunggu realisasi sisa pembayaran Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Sisa pembayaran sekitar RP 600 juta ini diharapkan untuk segera dibayarkan guna meringankan beban petani akibat mengalami gagal panen.

Kepala Distan KSB melalui Kasi Perlindungan Tanaman Pangan Moh. Syamsul Rizal, SP mengatakan, persoalan sisa pembayaran claim AUTP telah dilaporkan pada Kementan. Pemerintah Daerah telah bersurat secara resmi dan berharap Kementan memberikan atensi khusus terhadap persoalan tersebut.

Luas lahan yang diusulkan dalam claim asuransi AUTP tahun 2020 sebanyak 352,18 hektar atau sekitar Rp3,6 miliar. Dari jumlah tersebut masih tersisa sekitar Rp 600 Juta yang belum terealisasi.

“Kami akan terus berupaya mendorong Jasindo agar segera melunasi sisa pembayaran klaim asuransi akibat gagal panen tahun 2020 karena jumlahnya masih sangat besar,” kata Syamsul Rizal, Selasa (06/07/2021)

Ia menambahkan, lahan yang telah diajukan dalam claim asuransi AUTP merupakan lahan yang rata-rata mengalami kekeringan atau gagal panen akibat musim kemarau.

“Koordinasi terakhir dengan Jasindo, ada beberapa pemilik lahan yang belum bisa diproses karena ada perbedaan data dan penerima dan itu sudah selesai diperbaiki. Tinggal menunggu sisa pembayaran dan semoga segera tuntas sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” jelanya.

Distan KSB berharap agar petani yang belum menerima claim asuransi bisa sedikit bersabar, dan tidak menyerah untuk mengikuti program asuransi Jasindo karena saat ini pemerintah menanggung biaya yang harus ditanggung oleh para petani sebesar Rp36. 000.

“Saat ini masih dalam proses, semoga sisa claim asuransinya bisa segera direalisasikan oleh Jasindo,” imbuhnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *