DPRD KSB Tinjau Pendistribusian Pupuk Bersubsidi

Sumbawa Barat – Penapewarta

DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Komisi II Bidang Pertanian melakukan tinjau lapangan terkait pendistribusian pupuk bersubsidi di tingkat pengecer. Rabu (06/01).

Tinjau lapangan yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD KSB yang juga selaku koordinator komisi II, Merliza Amir Jawas, rencananya akan dilakukan menyeluruh hingga ke semua kecamatan. Ini dilakukan guna memastikan pendistribusian dari tingkat pengecer ke petani penerima terlaksana dengan baik dan memenuhi kebutuhan petani dalam musim tanam pertama tahun ini.

Ketua Komisi II DPRD KSB, Aherudin Sidik, menjelaskan, tinjauan lapangan pada hari pertama pendistribusian pupuk bersubsidi, difokuskan pada tingkat pengecer. Yakni gudang pengencer UD Karya Indah, KUD Tiu Bangkemah dan UD Cahaya Baru di Kecamatan Jereweh, UD Tiga di Kecamatan Maluk, UD Mogah di Kecamatan Sekongkang dan KUD Brang Ene dan Gapoktan Muratama di Kecamatan Brang Ene.

” Kami menemukan beberapa permasalahan yang perlu segera untuk ditangani oleh pemerintah daerah melalui Dinas terkait. Dan ini penting untuk dibahas secara klinis kemudian di eksekusi agar persoalan kelangkaan pupuk dilapangan tidak lagi menjadi problem yang seakan tak terselesaikan,” jelas Ketua Komisi II.

Ia menambahkan, Komisi II selanjutnya akan melaksanakan kunjungan lapangan ke wilayah Kecamatan Brang Rea, Seteluk dan Poto Tano.

“Kami akan turun ke semua Kecamatan agar dapat melihat persoalan lebih komprehensif, baik itu persoalan di tingkat pengecer maupun persoalan di tingkat petani penerima,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Tahun 2021 Pemerintah melalui Kementerian Pertanian akan membantu petani KSB dengan 8.880 Ton Pupuk Urea Bersubsidi. Bantuan tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan petani hingga musim tanam terakhir, mengingat selain Urea, bantuan subsidi juga diberikan untuk pupuk jenis SP-36 sebanyak 131 ton, ZA 686 ton dan NPK 2371 ton. (P-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *