Kelompok PKM Rasanae Timur, Buat Inovasi “Coklat Maci”

Kota Bima – Penapewarta

Setelah penerimaan dan pembekalan di Kantor Dinas Kesehatan (Dikes) Kota/Kabupaten se-Provinsi NTB Senin (02/03/2020), mahasiswa Politeknis (Poltekes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Mataram pada kegiatan program Kulia Kerja Nyata (KKN) Terpadu Inter Profesional Education (IPE), langsung di terjunkan di 54 Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) atau Puskesmas Se Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Seperti Kelompok PKM Rasanae Timur Kota Bima, pada KKN – Terpadu Tahun 2020 ini dengan program unggulannya dengan membuat inovasi Coklat Maci (Cek gula darah, Olahraga, Konseling makanan yang bergizi, Makan dan Cintai diri).

Menurut Ketua Kelompok PKM Rasanae Timur Rindhallah, program unggulan “Coklat Maci” tersebut merupakan penangganan penyakit Diabetes Melitus (DM) baik DM (Gula, red) basah maupun gula kering. Mengawali program unggulan tersebut, pihaknya pada Rabu (04/03/2020) pagi telah melakukan penyuluhan tentang Hipertensi (Tekanan darah tinggi) di Kantor Kelurahan Lelamase Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, yang di lanjutkan dengan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di salah satu SDN di Lelamase.

” Dilanjutkanpada Rabu (11/03/2020) mendatang akan di lakukan penangganan maupun penyuluhan pada program unggulan ini, ” kata Rindhallah.

Menurut mahasiwa Prodi D-III Keperawatan Mataram ini, penyuluhan Hipertensi disambut dengan antusias oleh warga Lelamase. Hal itu, terlihat dengan terjadinya inter aktif berupa tanya jawab antara mahasiswa KKN IPE Poltekes Kemenkes Mataram di dampingi PKM Rasanae Timur dengan warga setempat pada Jumat (06/03/2020).

Sedangkan program PHBS, pihaknya (Mahasiswa KKN, red) hanya mensonsialisasikan tentang tata cara suci tangan dengan baik dan bersih, sementara pihak PKM Rasanae Timur, mensosialisasikan tentang tata cara menggosok gigi dengan baik dan benar.

Selain penyuluhan dan sosialisasi tentang Hipertensi dan program PHBS di Kelurahan Lelamase, pihaknya juga melakukan penyuluhan tentang Shunting (Bayi pendek) bersama tim PKM Rasanae Timur. Dari pantauan ke 12 mahasiswa KKN Terpadu Poltekes Kemenkes Mataram menyimpulkan di atas 5 orang se Kelurahan Lelamase, di ketemukan kasus Shunting (kekurangan gizi saat dalam kandungan ibunya)

Ke 12 orang mahasiswa KKN Terpadu Poltekes Kemenkes Mataram ini, di PKM Rasanae Timur, terdiri dari 4 orang mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Bima dan 1 orang dari Prodi D-IV Keperawatan Bima, D-IV Keperawatan Mataram 1 orang, D-III Keperawatan Mataram ada 2 orang, D-IV Kebidanan Mataram 1 orang, D-III Gizi Mataram 1 orang, D-IV Gizi Mataram 1 orang, D-III Analis Mataram 1 orang serta 1 orang dari prodi D-IV Mataram. Sementara sebagai dosen pembimbing PKM Rasanae Timur, yakni Yunan Jiwintarun, S.S,.M.Kes, dan kelompok PKM ini memilih Posko di Lingkungan Kodo RT.002 RW.001 Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur serta Pembimbing Lahan yakni Kepala Puskesmas PKM Rasanae Timur yakni, dr. Hidayat. (P.06)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *