HUKUM KRIMINAL

Merasa Ditipu, Debitur Akan Datangi Kantor Bank NTB Syariah Cabang Taliwang

Taliwang – Penapewarta

Tidak merasa meminjam uang sejumlah yang tertera di akta perjanjian, Debitur enggan melunasi sisa tunggakan pinjaman di Bank NTB Syariah Cabang Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Namun, pemilik nama sertifikat, yang digunakan sebagai jaminan pinjaman, keberatan sertifikatnya tidak dikembalikan sesuai kontrak perjanjian.

“Dedi Hartono telah meminjam sertifikat tanah saya, untuk digunakan sebagai jaminan pinjaman Bank pada tahun 2013, dengan masa kontrak selama tiga tahun, namun hingga saat ini pinjaman itu belum lunas, dan sudah melebihi batas waktu. Pihak bank juga tidak lagi menagih dedy, saya sebagai korban atas kelalaian mereka terpaksa saya lapor polisi,” Kata Solihin, pemilik nama sertifikat kepada media ini. Selasa, (28/02) Pagi.

Selain itu, kata Solihin, ia juga sudah mempertemukan. Dedy Hartono selaku debitur peminjam dengan pihak Bank NTB Syariah cabang taliwang, akan tetapi Dedy tetap tidak mengakui telah meminjam dengan jumlah tersebut. Sehingga pihak bank menyarankan untuk melunasi secara patungan antara pemilik sertifikat dam debitur.

“Pihak bank ini lepas tanggung jawab, masa saya dilibatkan untuk melunasi sisa tunggakan, jelas jelas di akta perjanjian bahwa penjamin hutang adalah saudara Dedy Hartono selaku debitur. Kalau demikian, Bank dan Dedy saya laporkan,” kata Sochin geram.

Dikonfirmasi media ini, Dedy Hartono membenarkan bahwa telah menggunakan sertifikat atas nama Solihin untuk dijadikan jaminan pinjaman Bank, namun jumlah pinjaman tidak sesuai dengan yang tertera di akta perjanjian

“Saya pinjam 50 juta, kenapa di akta menjadi 98 juta, ini ada yang tidak beres. Saya ditipu, saya ada dokumen terkait pinjaman itu, besok saya akan datangi Bank dengan pemilik sertifikat,” kata Dedy Hartono, selaku debitur menjelaskan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bank NTB berusaha dikonfirmasi media ini untuk dimintai keterangan lebih lanjut, namun tidak memberikan tanggapan.(03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *