Sumbawa Barat Target Rampungkan Lima Pilar STBM

Sumbawa Barat – Penapewarta

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sukses menerapkan 3 dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB). Kedepan, 2 pilar tersisa ditargetkan mampu untuk dituntaskan guna mewujudkan sanitasi total di bumi pariri lema bariri.

Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) merupakan pilar pertama dari STBM. Pilar ini telah sukses dilaksanakan, bahkan KSB mendapat penghargaan menteri kesehatan dan dinobatkan sebagai Kabupaten ODF (Open Defecation Free) pada tahun 2017 lalu.

Pilar kedua STBM adalah Cuci Tangan Pakai Sabun, dan pilar ketiga Pengelolaan Air Minum dan Makanan. Kedua pilar ini dianggap telah sukses dilaksanakan 100 persen setelah mendapat penilaian dari tim verifikasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tanggal 22 september 2020.

“Inti dari pilar ke empat STBM adalah bagaimana caranya agar masyarakat dapat menangani sampah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Sementara untuk pilar ke Lima STBM, lebih pada pengelolaan limbah cair rumah tangga, bagimana caranya agar limbah cair rumah tangga tidak mengalir kesana kemari, cukup dikelola dirumahnya masing-masing,” kata Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir.H.W Musyafirin, MM saat deklarasi tuntas pilar 2 dan 3 STBM, sekaligus pengumuman penilaian hasil lomba Kampung Sehat tingkat Kabupaten, di halaman graha fitrah Kantor Bupati Sumbawa Barat. Kamis (24/09).

Persentase keberhasilan penerapan pilar ke empat STMB di KSB baru mencapai 70.28 persen. Sementara di pilar ke Lima baru mencapai pada angka 65.48 persen. Atas capaian ini, Bupati Sumbawa Barat menyampaikan bahwa target berikutnya adalah menuntaskan kedua pilar tersebut, dan dalam waktu dekat akan segera dideklarasikan.

“Kita terus berupaya mewujukan Lingkungan sehat melalui penerapan STBM. Ikhtiar ini butuh dukungan dari semua pihak. Dimulai dari tingkat desa, dan desa diharapkan dapat menggunakan dana desa untuk menuntaskan 5 pilar STBM di Kabupaten Sumbawa Barat,” jelas Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat H.Tuwuh dalam laporannya menerangkan, verifikasi yang dilakukan oleh tim dari Propinsi NTB pada pilar tiga dan empat STBM, dilakukan sesuai prosedur. Tim turun tanpa ditentukan ke desa mana yang akan ditinjau, dan hasilnya para tim penilai memberikan apresiasi cukup tinggi dan mengarahkan agar segera melakukan deklarasi tuntas pilar ke IV dan ke V STBM. Dalam proses penilaian tersebut Tuwuh juga menyampaikan bahwa pihak Kementerian Kesehatan memantau aktifitas tersebut.

Sejalan dengan kegiatan STBM, terdapat beberapa Desa/Kelurahan yang meraih juara dalam penilaian Lomba Kampung Sehat. Desa Mura Kecamatan Brang ene meraih juara pertama, disusul oleh Desa Menemeng Kecamatan Brang ene sebagai juara ke dua, Kelurahan Arab Kenangan Taliwang sebagai juara tiga, Desa Belo Kecamatan Jereweh juara empat dan Desa Sekongkang Atas Kecamatan Sekongkang sebagai juara Lima.

Sementara untuk juara harapan tiga dipegang oleh Desa Bukit Damai Kecamatan Maluk, Desa Tapir Kecamatan Seteluk, dan Desa Tambak Sari Kecamatan Poto Tano.

Untuk juara favorit dimasing-masing bidang, menempatkan Desa Rarak Ronges sebagai juara favorit bidang Sosial dan Ekonomi, Desa Sekongkang Bawah sebagai juara Favorit bidang kesehatan, Desa Moteng Favorit bidang Kelembagaan, dan Desa Sermong Favorit bidang keamanan.(h/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *