ADVERTORIALEKONOMI & BISNIS

Terkendala Tenaga Teknis, DPMPTSP KSB Tunda Pendampingan Perizinan UMKM Desa

Sumbawa Barat – Penapewarta

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terpaksa menunda pelayanan pendampingan perizinan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tingkat Desa, menyusul kurangnya tenaga teknis akibat berpindah tempat kerja.

“untuk sementara, kami hanya bisa memberi pelayanan di kantor,” jelas kepala DPMPTSP KSB, NS. Kamaluddin S.Kep, saat dikonfirmasi. Rabu (31/07).

Kamal, sapaan akrabnya, menegaskan, pindahnya beberapa pegawai, terutama tenaga teknis yang telah lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah salah satu penyebab ditundanya kegiatan turun lapangan dalam upaya pendampingan perizinan bagi pelaku UMKM di Desa.

“Belum ada kepastian apakah program turun lapangan akan dilakukan. Namun koordinasi dengan tim terus dilakukan agar program tersebut dapat berjalan” bebernya.

Kegiatan pelayanan perizinan bagi UMKM dengan turun ke desa-desa merupakan kegiatan murni dilakukan DPMPTSP dengan tidak melibatkan pihak lain. Kendala personil membuat DPMPTSP belum bisa memastikan dibuka atau tidak pelayanan perizinan dengan turun ke lapangan pada tahun ini.

Adapun pelayanan bagi pelaku usaha, Kamal mengaku jika tidak ada kendala dalam sistem yang ada. Sehingga setiap pengusaha dapat mengurus perizinan dan pelaporan pada sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) tanpa gangguan.

“Alhamdulillah untuk pelayanan di sistem OSS berjalan dengan baik,” jelasnya.

“Masyarakat bisa menggunakan aplikasi tersebut. Boleh juga dengan datang ke kantor untuk pendampingan. Jadi terkait pelayanan online dan offline saat ini berjalan dengan baik,” tandasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *