ADVERTORIALKESEHATAN

Dirut RSUD Asy-Syifa Paparkan Manfaat Kartu KSB Maju Kesehatan

Taliwang – Penapewarta

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat meluncurkan 7 Program prioritas yang bertujuan memberikan layanan terintegrasi dan bantuan berbasis keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui satu kartu multifungsi, kartu Sumbawa Barat Maju.

Salah satu dari 7 program dalam kartu Sumbawa Barat Maju adalah Kesehatan. Bidang ini dihadirkan guna meningkatkan akses pelayanan medis bagi seluruh warga Sumbawa Barat.

Direktur RSUD Asy’Syifa Sumbawa Barat Barat, Andy Suhaeri saat ditemui media pada Senin (06/10), menjelaskan, bahwa manfaat utama dari Program KSB Maju Kesehatan adalah bantuan pendamping pasien rujukan sebesar Rp1,5 juta dan layanan ambulans gratis untuk rujukan dan pemulangan jenazah. Selain itu tersedia Tim Reaksi Cepat (TRC) medis yang siap datang ke rumah pasien saat diminta.

” Program ini berbasis kartu keluarga (KK) dan didukung sistem digital untuk memastikan layanan tepat sasaran,” jelas Andy Suhaeri

Lebih jauh, Andy Suhaeri memaparkan, bahwa Program KSB Maju Kesehatan sifatnya meringankan beban keluarga pasien yang sedang di timpa musibah. Contohnya ketika pasien di rujuk keluar daerah maka keluarga pasien akan di bantu biaya pendamping sebesar 1.5 juta.

Begitu juga ketika pasien yang di rujuk keluar daerah dan tidak bisa di sembuhkan hingga akhirnya meninggal dunia maka biaya pemulangan jenazahnya di tanggung melalui KSB Maju Kesehatan.

” Pasien tinggal naik Ambulance sampai ke rumah duka. Selain itu pasien yang di rujuk dan tidak di jamin oleh BPJS maka biaya rujukan ambulance dari KSB keluar daerah di tanggung lewat KSB maju kesehatan,” paparnya.

”Untuk jaminan pembiayaan rumah sakit pasien selama di rumah sakit apabila memiliki BPJS tetap menjadi tanggungan BPJS,” imbuhnya.

KSB tambah Andy merupakan salah satu daerah yang sudah Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta dimana hampir semua masyarakatnya sudah memiliki kartu jaminan BPJS.

” Jadi KSB Maju Kesehatan itu membiayai yang tidak di biayai oleh BPJS. Ketika ada warga KSB yang sakit KSB Maju Kesehatan dan BPJS memiliki peran masing-masing dalam meringankan beban masyarakat,” ulasnya.

Sejak Kartu Sumbawa Barat Maju diluncurkan, RSUD Asy-Syifa mencatat per 29 September 2025 terdapat ada sebanyak 463 orang atau sebesar Rp. 694.500.000,’ bantuan biaya pendamping yang telah disalurkan. Sementara bantuan pemulangan jenazah dari luar KSB sebanyak 40 orang dan 59 orang dari RSUD Asy’Syifa. Bantuan biaya ambulans rujukan (tidak punya jaminan) 6 orang dan bantuan talangan biaya ambulan rujukan sebanyak 238 orang.

” Pendamping sangat berperan dalam proses penyembuhan pasien. Oleh karena itu, RSUD bersama Pemda Sumbawa Barat melalui program KSB Maju Kesehatan memastikan warga yang sakit tetap bisa mendampingi keluarganya tanpa terbebani secara finansial,” tandas Andy Suhaeri. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *