RSUD Asy – Syifa Ikut Tampil di Fashion Show Pesona Tenun Sumbawa Barat
Taliwang – Penapewarta
Dibalik kesibukkan merawat pasien, ditengah numpuknya laporan administrasi yang harus dikerjakan, RSUD Asy – Syifa Sumbawa Barat berkesempatan tampil dalam kegiatan lomba Fashion Show “Pesona Tenun Mantar” yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA).
Bertempat di depan Graha Fitrah Komplek KTC, Rabu (5/10), lomba Fashion Show tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harla) Kabupaten Sumbawa Barat ke 22 Tahun.
Menghadirkan Linda Hamidy Grander desainer senior asal Lombok dan Hj. Viviana, SE., MBA, ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sebagai juri. Bersama dengan dua juri lainnya, Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov yang aktif dalam dunia seni dan merupakan mantan ketua DEKRANASDA Sumbawa Barat.
Tanpa mengurangi sedikitpun pelayanan di RSUD Asy – Syifa, peserta Fashion Show tampil memukau dengan balutan gaun kuning berpadu hijau. Perpaduan tersebut membuat look outfit lebih fresh dibandingkan peserta lainnya.
“Kehadiran kita di acara ini bertujuan untuk mempromosikan tenun khas Sumbawa Barat, sebagai produk unggulan daerah. Sekaligus mendukungan program unggulan KSB Maju Luar Biasa, sebagai program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat. Kata lain, RSUD Asy – Syifa turut ambil bagian untuk mensukseskan progran pemerintah,” ungkap Andy Suhaeri. Direktur RSUD Asy – Syifa Sumbawa Barat.
Disisi lain, Ririn salah seorang staf sekaligus suporter perwakilan Fashion Show RSUD Asy – Syifa memberikan komentarnya. Yang paling penting dalam acara ini adalah memberikan ruang sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi para perajin, desainer, serta pelaku ekonomi kreatif lokal.
Menurutnya, gaun yang digunakan RSUD juga hasil desainer muda Sumbawa Barat, yang mampu mengolah bahan lokal menjadi karya busana yang memiliki estetika tinggi dan berdaya saing.
“Hasil tenun lokal Sumbawa Barat tidak kalah bagusnya dengan hasil tenun atau desainer mancanegara. Kita tentu melihat gaun atau karya tenun yang ditampilka oleh masing – masing peserta, semunya adalah hasil tenun lokal. Dan RSUD Asy – Syifa juga tampil dengan hasil desainer terbaiknya,” ucap Ririn. (*)
