Bubati KSB Resmikan Dermaga Rakyat F3 dan Louncing Kapal Cepat “KM Lombok Ekspres”

Penapewarta – Sumbawa Barat

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM, meresmikan operasional Dermaga Rakyat Poto Tano, sekaligus melouncing pengoperasionalan kapal cepat “KM Lombok Ekspres” rute Tano-Kayangsan. Senin siang (16/03/2020).

Peresmian Dermaga, ditandai dengan penandatanganan dan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK KSB, Ibu Hj. Hanipah W Musyafirin, S.Pt, didampingi Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD KSB, Ketua Pengadilan Agama Taliwang dan pejabat Pemerintah KSB.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, Dermaga Rakyat Poto Tano diresmikan, dan kita berinama dengan Dermaga F3,” kata Bupati.

Dijelaskan Bupati, nama dermaga F3 tersebut lahir dari hasil musyawarah singkat antara Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD KSB, Kepala Dinas dan dua mantan Kepala Dinas Perhubungan KSB, Camat Poto Tano, Kepala Desa dan Mantan Kepala Desa Poto Tano.

Sementara untuk kapal cepat, dinamai KM Lombok Ekspres. Dihadirkan guna mempercepat mobilitas masyarakat dari Poto Tano Sumbawa – Kayangan Lombok, yakni dengan waktu tempuh hanya sekitar 35-40 menit.

Bupati dalam sambutannya meminta Dinas Perhubungan KSB untuk mengelola dermaga tersebut dengan baik. Bupati pun langsung mengusulkan agar dermaga tersebut dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda).

‘’Maaf Pak Kepala Desa Poto Tano, kalau Dermaga dikelola Bumdes, jangan. Biaya operasionalnya tinggi, biarkan Perusda saja, Perusda yang akan menghubungkan dermaga ini dengan masyarakat, dengan pengembangan Gili Balu dan koneksi dengan Kayangan. Nanti Bumdes dibidang yang lain, seperti pengelolaan parkir dan lainnya. Sekarang dibutuhkan pembangunan tempat penjualan tiket, tempat parkir dan lainnya agar dermaga ini bisa dioperasionalkan dengan baik, dan agar Desa Poto Tano ini benar-benar menjadi Lawang Tana Samawa (pintu gerbang pulau Sumbawa),” jelas Bupati.

Kepala Dishub KSB, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd dalam laporannya menyampaikan, dana pembangunan Dermaga Rakyat Poto Tano atau F3 bersumber dari Dana Alokasi Khusus Afirmasi Kemendes-PDT. Infrastruktur perhubungan ini dibangun bertujuan untuk menggiatkan ekonomi masyarakat termasuk pariwisata di Gili Balu.

Menurutnya, ada tiga Kepala Dinas Perhubungan yang berperan membangunnya, yakni Ir. H. Muslimin, M.Si di tahap perencanaan tahun 2018. Ir. H. Irhas R. Rayes, M.Si pada tahap pembangunan tahun 2019.

‘’Sementara saya diproses finishing. Alhamdulillah pembangunnya berjalan lancar karena didampingi TP4D Kejari Sumbawa,” imbuh Abdul Hamid.(RH/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *