Distan KSB: Pemanfaatan Lahan Pertanian Musim Tanam Pertama Capai 18 Ribu Hektar

Sumbawa Barat – Penapewarta

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencatat adanya pemanfaatan sekitar 18.000 Ha lahan pertanian untuk tanaman padi dan jagung pada Musim Tanam (MT) Pertama.

Kadistan KSB melalui Kepala Bidang Penyuluh Pertanian, Kusmirin, S.St menerangkan, MT pertama terlaksana pada Oktober – Maret. Dalam tenggang waktu tersebut, terdata seluas 10.016 Ha Lahan pertanian digunakan untuk tanaman padi dan seluas 8.719 Ha untuk tanaman jagung.

“Untuk saat ini, tanaman padi dan jagung berumur dikisaran 1-2 bulan dan kondisinya baik. Patut dusyukuri tidak ada serangan hama, walaupun ada tapi tidak signifikan dan masih bisa di tangani,” jelas Kusmirin.

Kendati demikian, lanjutnya, intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi di wilayah Sumbawa Barat dikhwatirkan akan mengganggu pertumbuhan tanaman. Curah hujan yang tinggi bisa menimbulkan adanya serangan hama, erosi dan banjir.

“Distan menerjunkan puluhan penyuluh yang dibantu petugas P3K untuk melakukan pemantauan. Dan petani juga telah dihimbau untuk segera melapor jika ada tanaman padi atau jagung yang terkena serangan hama maupun rusak karena erosi dan banjir,” sambungnya.

Total luas lahan tanaman padi pada MT pertama tahun 2021 mencapai 10.016 Ha. Lahan tanaman tersebut tersebar di delapan kecamatan. Sementara untuk total luas lahan tanaman jagung hanya mencapai 8.719 Ha dan tersebar hanya di empat kecamatan, yakni Poto Tano, Taliwang, Jereweh dan Sekongkang.

Kusmirin menambahkan, pada musim hujan seperti sekarang ini, lahan pertanian lebih banyak digunakan untuk tanaman padi. Air yang melimpah dan tanah menjadi mudah untuk ditanami merupakan salah satu sebab lebih banyak petani memanfaatkan lahannya untuk tanaman padi.

“Hanya di kecamatan Poto Tano dan Sekongkang yang lebih banyak lahannya digunakan untuk tanaman jagung. Untuk saat ini, lahannya lebih cocok untuk tanaman jagung,” imbuhnya.

Tahun 2021, luas lahan tanam yang dibebankan provinsi untuk Sumbawa Barat adalah seluas 17.393 Ha dengan target produksi padi sebanyak 95.852 ton/tahun. Target ini oleh Distan KSB akan diwujudkan melalui dua tahap tanam dengan target produksi tiap musim tanam sebesar 5.623 kw/ha. (P-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *