Dorong Produksi Telur, Distan KSB Gandeng Dua Desa

Sumbawa Barat – Penapewarta

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pertanian menggandeng dua desa guna mengoptimalisasi peternakan ayam petelur. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mendorong munculnya pelaku usaha baru dan terpenuhinya kebutuhan telur di wilayah Sumbawa Barat.

Kepala Dinas Pertanian KSB melalui Kepala Bidang Peternakan, Jamilatun mengatakan, Desa Rarak Ronges kecamatan Brang Rea dan Desa Mataiyang kecamatan Brang Ene menjadi pilot project pengembangan peternakan ayam petelur. Kedua desa itu hanya menyediakan lahan dan kandang, sementara Distan akan mensuplay 1000 ayam petelur usia 4 bulan dan pakan.

“Ini merupakan program baru Distan dan kami coba di dua desa, jika progresnya bagus tidak menutup kemungkinan akan diikuti oleh desa yang lain,” kata Jamilatun. Senin (15/03/2021)

Kabid Peternakan Distan KSB, Jamilatun

Untuk Rarak Ronges, lanjutnya, sharing anggaran telah dimulai pada Desember 2020. Distan telah mensuplay pakan dan 1000 ayam petelur, sedangkan untuk Mataiyang masih dalam proses terkait lahan dan kapasitas kandang yang akan disediakan desa. Distan berharap, sharing anggaran dapat terlaksana dalam waktu dekat agar target ketersediaan telur di Sumbawa Barat dapat mencapai 40 persen dalam tahun 2021.

“Saat ini terdapat 34 kelompok peternak ayam petelur yang tersebar di tiap kecamatan. Mereka hanya mampu produksi telur sekitar 11.000 butir/hari. Jika dilihat dari jumlah penduduk Sumbawa Barat yang sudah mencapai 114.000 jiwa, maka jumlah produksi tersebut hanya sekitar 30 persen mencukupi kebutuhan akan telur. Mudah-mudahan dalam tahun ini bisa meningkat hingga 40 persen karena Distan juga memberi tambahan bantuan sebanyak 7000 ayam petelur kepada kelompok peternak,” jelasnya.

Dengan meningkatnya produksi telur di Sumbawa Barat, secara otomatis akan mengurangi pengiriman telur dari luar daerah. Ini akan terus diupayakan Distan KSB, baik itu melalui sharing anggaran dengan desa, pengembangan maupun mensuplay bantuan bagi peternak baru.

“Terus kita upayakan hingga memenuhi kebutuhan masyarakat, dan mudah – mudahan dengan program yang telah ada dan program yang akan kami luncurkan akan mampu menjadikan Sumbawa Barat menjadi salah satu daerah yang berhasil Swasembada telur,” tandasnya. (P-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *