Luas Tanam Padi KSB Melebihi Target Provinsi

Sumbawa Barat – Penapewarta

Target lahan tanam padi yang dibebankan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk KabupatenSumbawa Barat (KSB) tahun 2021 adalah sekitar 19.000 hektar lahan tanam. Target tersebut telah mampu dipenuhi dalam dua kali musim tanam dan akan terus bertambah mengingat masih tersisa satu musim tanam dalam tahun ini.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) KSB melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Idrus,SH menjelaskan, dalam dua kali musim tanam (MT) luas lahan tanam telah mencapai 20.000 hektar. Artinya telah melampaui target yang diberikan provinsi.

“Untuk MT 3 dalam tahun ini, kami menargetkan sekitar 6080 hektar lahan tanam padi. Jika target ini terpenuhi, maka secara keselurahan lahan tanam padi mencapai 26.080 hektar,” jelasnya. Kamis (30/09/2021)

Dijelaskan, MT 3 dijadwalkan terlaksana pada September Oktober-Desember dengan perkiraan puncak musim tanam terlaksana pada November-Desember. Adapun mengapa Target tanam padi di MT 3 tidak sama seperti target pada dua musim sebelumnya, disebabkan beberapa pertimbangan salah satunya kendala ketersedian air.

“Untuk Produksi padi di MT3, kita berharap sama seperti panen sebelumnya, mencapai 5-6 ton perhektar. Semoga target MT3 dapat terpenuhi dengan hasil yang maksimal,” jelasnya

Untuk diketahui, produksi padi pada MT 1 dan 2 mencapai sekitar 100.000 ton lebih dari penggunaan lahan tanam seluas 20.000 hektar. Dengan hasil produksi ini saja, KSB telah melampaui target yang diberikan provinsi yang hanya sekitar 90.000 ton untuk tahun 2021.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian KSB, Idrus,SH

Ia menambahkan, luas lahan tanam padi memungkinkan akan bertambah pada tahun 2022. Bendungan Bintang Bano salah satu alasannya, bendungan tersebut rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden RI, Ir H Joko Widodo pada Desember 2021. Kendati demikian penambahan luas tanam tidak akan maksimal jika irigasi Bintang Bano belum menyasar kecamatan lain seperti Seteluk dan Poto Tano.

“Kita berharap irigasi Bintang Bano tidak terfokus di kecamatan Brang Rea dan Taliwang, karena lahan dikecamatan Poto Tano dan seteluk juga sangat potensial untuk tanaman padi jika ketersediaan ait mencukupi,” imbuhnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *